Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda blog Halaman 3

Rekrutmen PPDP, Catat Tanggal dan Persyaratannya

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang

GandangDewata.com, Mamuju – KPU Mamuju membuka ruang yang seluas-luasnya kepada siapa saja yang hendak bergabung dalam jajaran penyelenggara Pilkada 2020 sebagai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Sebanyak 736 PPDP dibutuhkan untuk mensukseskan gelaran Pilkada tahun ini. Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang menjelaskan, jumlah tersebut diperoleh setelah dilakukan pencermatan data pemilih yang telah diberikan oleh KPU RI.

Jumlah perkiraan TPS untuk Pilkada Mamuju tahun 2020 diasumsikan sebanyak 736 TPS. Dengan jumlah pemilih sebanyak 500 orang per TPS.

“Secara otomatis kami membutuhkan PPDP sebanyak 736 orang yang akan melakukan coklit. Insya Allah dimulai pada tanggal 15 Juli 2020,” ujar Hamdan yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/06).

Rekrutmen PPDP tersebut bersifat terbuka untuk umu. Adapun persyaratannya; tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai bagi yang berprofesi sebagai ASN, berusia diantara 20 tahun hingga maksimal 50 tahun, independen dan tidak berpihak, mampu secara jasmani, rohani, bebas dari penyalahgunaan narkotika, serta tidak memiliki riwayat penyakit degeratif, dan memiliki kemampuan dalam mengoperasikan perangkat teknologi informasi.

Bagi yang berminat untuk mendaftar, pendaftaran dibuka selama empat hari dan dapat dilakukan di sekretariat PPS masing-masing. Dimulai dari tanggal 24 sampai 27 Juni 2020.

“Penting juga kami informasikan bahwa PPDP pada saat bekerja di lapangan tentunya wajib mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19 selama bekerja. Kami akan fasilitasi tiap PPDP berupa masker, face shield (pelindung wajah), hand sanitizer, serta sarung tangan,” sambung Hamdan.

Masa kerja PPDP sendiri dimulai sejak tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2020. Sistem kerjanya door to door ke rumah masyarakat. (*)

Ombudsman menyapa Majene, dengan Kegiatan PVL on TheSpot

GandangDewata.com, Mamuju – Demi mendekatkan layanan,  Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat akan menggelar kegiatan PVL on The Spot di Kabupaten Majene.

Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan,  Sekarwuni Manfaati saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat (24/6/2020)

“Kegiatan PVL on The Spot ini, insya Allah akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 25 Juni 2020 di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Majene. Selain sebagai momentum sosialisasi, kegiatan ini juga sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.”

Lebih lanjut, Sekarwuni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga melayani konsultasi terkait keluhan atau masalah pelayanan publik dan sekaligus menerima aduan masyarakat Majene sekitar.

“Kalau ada yang akan dikonsultasikan atau diadukan terkait layanan publik,  silakan datang ke Gerai Pengaduan kami mulai pukul 09.30 WITA.”

Selain itu Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat juga akan turut hadir di kegiatan tersebut.

Lukman Umar menuturkan,  “Kami berharap masyarakat Majene dan sekitarnya bisa memaksimalkan keberadaan kami nanti di hari kamis itu dan jangan lupa tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai Masker saat berkunjung ke gerai pengaduan.”

KPID dan Polda Sulbar Bangun Sinergitas untuk Mengoptimalkan Penegakan Hukum Bagi LP Tak Memiliki Izin

GandangDewata.com, Mamuju – Menindaklanjuti aduan masyarakat yang mempertanyakan legalitas dan komplain pihak provider, soal tingkah dan ulah beberapa Lembaga penyiaran yang menyiarkan siarannya tanpa menjalani kerjasama terlebih dahulu. Empat Komisioner KPID Sulbar melakukan pertemuan dengan pihak Polda Sulbar, Senin, (21/06/2020).

Kepala Subbit 1 Ditreskrimsus, Polda Sulbar Kompol Abd. Rahman, mengapresiasi langkah KPID Sulbar yang mendorong Lembaga Penyiaran agar memiliki legalitas sesuai ketentuan UU.

“Kami melihat kerja-kerja KPID sudah ada kemajuan, beberapa LP sudah mengantongi izin usaha,” ujar Rahman .

Namum demikian, kata Kompol Abd. Rahman, dari hasil investigasi masih ditemukan adanya LP yang tidak memiliki IPP, terutama LPB yang wilayah jangkaunya kecamatan, nama-nama LPB sudah dikantongi pihaknya.

Untuk mengoptimalkan penegakan hukum dengan mengedepankan pencegahan dan penindakan, maka sinergitas antara Polda dan KPID Sulbar harus ditingkatkan. Rahman mengatakan, pihaknya menyambut baik langkah KPID Sulbar untuk turum langsung kelapangan memeriksa legalitas LP, yang tidak berizin.

“Tugas kami sebagai institusi penegak hukum akan memback up KPID, memastikan bahwa semua lembaga penyiaran yang ada diwilayah Sulbar ini tidak melakukan pelanggaran dalam penyelenggaraan penyiaran. Jikka ada yang ditemukan melakukan pelanggaran dan merugikan negara, kita akan melakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPID Sulbar April Azhari Hardi, didampingi Koorbid Kelembagaan, Sri Ayuningsih, Korbid Perizinan, Masram, dan Komisioner bidang Isi Siaran, Ahmad Syafri Rasyid menuturkan, kehadiran KPID Sulbar di Mapolda ingin memperkuat sinergitas dan membangun silaturahmi dengan jajaran Polda Sulbar, terkait penegakan hukum penyiaran.

Kedepan lanjut April Azhari, KPID Sulbar didampingi pihak kepolisian sesuai kewenangan masing-masing akan turun kelapangan melakukan penertiban terhadap lembaga penyiaran yang tidak mengantongi Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).

“Tindakan ini dilakukan setelah langkah pencegahan sudah dilakukan, namun masih ada LP yang tidak mengindahkan. Tujuan menertibkan LP yang tak berizin, jelas telah merugikan pihak lembaga penyiaran sudah memiliki IPP,” ungkap Ashari.

Komisioner KPID bidang perizinan, Masram mengharapkan kerjasama yang dibangun ini akan memberikan dampak positif dari sisi penegakan hukumnya.

“Ada energi positif yang menguatkan KPID bilamana diduga terjadi pelanggaran pidana penyiaran yang dilakukan oleh lembaga penyiaran,” jelasnya. (Humas KPID)

Ali Baal Tegaskan Program Kerja Harus Disertai Kerja Nyata

GandangDewata.com, Mamuju – Pemprov Sulbar menggelar rapat pembahasan capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 2017-2019, Selasa 23 Juni 2020.

Berlangsung di ruang meeting lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, didampingi Sekprov Sulbar, Muhammad Idris.

Dalam arahnnya, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menegaskan, semua program kerja OPD harus disertai dengan kerja nyata dan terhindar dari  berbagai hal yang bertentangan dengan aturan yang ada.

“Saya melihat semua program kerja OPD sudah ada dan jelas, tinggal kita melihat realisasi, bukti kerja nyata di lapangan, serta  terhindar dari hal-hal yang  fiktif, mark up dan korupsi,”tandas Ali Baal

Selain itu, lanjut Ali Baal, OPD juga dapat benar-benar fokus pada tugasnya masing-masing di ruang lingkupnya sendiri demi memajukan masyarakat dan  daerah, sebab hal itu menjadi harapan bersama.

Lebih lanjut, Ali Baal menekankan, hal lain harus juga disertai kerja nyata adalah terkait motto yang dimiliki Sulbar, yakni Marasa.

“Sulbar dengan motto Marasa juga diharapkan tidak hanya sekedar motto belaka, melainkan mampu menyertai bukti, serta kerja nyata yang jelas dengan data-data yang akurat  termasuk dokumentasi. Inilah yang saya kita mau di Sulbar kita harus kerja, kerja dan kerja,  jangan main-main dengan pekerjaan yang ada dan jangan pernah takut selama kita bekerja dengan benar, ” pungkas Ali Baal

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, berharap, para OPD dapat memiliki target serta mampu mencapainya dan dapat segera melakukan evaluasi terhadap berbagai faktor terutama terkait misi besar Gubernur Sulbar.

Kepala Dinas PU Sulbar,  Muh. Aksan saat memaparkan kinerja OPD yang dibawahinya selama tiga tahun itu. Ia mengatakan, pada Dinas PUPR terdapat delapan bidang dan satu Sekretaris Tata Ruang yang merupakan inti perencanaan pembangunan di OPD tersebut.

Pada tahun ini, sambung Akhsan, Dinas PU melalui  Bidang Tataruang kembali  melakukan divisi SRRW setelah sebelumnya juga pernah dilakukan pada  2019, namun program tersebut diundur ke 2021, akibat terkendala dana yang telah direfokusing.

Untuk Sumber Daya Manusia Sulbar (SDM) sendiri,  kata Akhsan,  hal itu tidak bisa dipungkiri masih di bawah standar, sehingga perlu dilakukan pembinaan khusus agar mereka dapat bekerja sesuai harapan bersama kedepan.

“Jadi sesuai keinginan pemerintah daerah,  kita juga harus mementingkan para pekerja lokal dibanding pekerja luar,  namun tingkat SDM kita perlu kembali  dilakukan pembinaan khusus  untuk mendapatkan sertifikasi tenaga ahli, “tambahnya

Pada hari pertama  rapat pembasan capaian kinerja OPD 2017-2019, terdapat tujuh OPD yang dijadwalkan melakukan pemaparan, yakni Dinas PUPR, Perumahan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP), Perkebunan, Ketahanan Pangan, Kesehatan dan RSUD Regional Sulbar.

 

KPU Mamuju Optimis Capai Target Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020

GandangDewata.com, Mamuju – KPU RI telah mematok angka partisipasi pemilih untuk Pemilukada serentak tahun 2020 ini di angka 77,5 Persen. Ketua KPU RI, Arief Budiman menegaskan, target tersebut dipatok meski tahapan Pemilukada diselenggarakan saat pandemi virus corona. Target yang sama dengan apa yang ditetapkan KPU pada Pemilukada serentak 2018 silam.

“Target kami ingin capai masih sama dengan sebelumnya 77,5 Persen ya,” kata Arief di Kantor KPU, Jakarta, belum lama ini.

Menggenjot sosialisasi, khususnya di berbagai media jadi hal yang dilakukan KPU Mamuju. Beberapa kegiatan sosialisasi memang dirasionalisasi, utamanya dengan pelibatan orang banyak.

“Tapi kita akan maksimalkan dengan sosialisasi yang massif di berbagai media. Media massa, serta media sosial yang akan kita maksimalkan,” papar Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangiang, Senin (22/06).

Tak cuma membekali petugas dengan APD lengkap, Hamdan pun berencana untuk menyediakan APD bagi pemilih yang datang ke TPS di 9 Desember 2020 nanti. Masker dan sarung tangan, kata Hamdan, akan disediakan bagi pemilih yang datang menggunakan hak politiknya.

“Kami yakin target yang ditetapkan KPU RI bisa kita capai. Apalagi kan ini Pilkada. Otomatis tim sukses pasangan calon juga akan berusaha untuk menghadirkan massanya pendukungannya di TPS nantinya. Insya Allah, akan mencapai target,” tutup Hamdan Dangkang (*)

Gubernur Sulbar Sebut Silatnas KKMSB Ajang Saling Bertukar Pikiran

GandangDewata.com, Mamuju – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, mengikuti acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) melalui video conference (vidcon) di ruang oval lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu 20 Juni 2020.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Silatnas tahun ini dilaksanakan secara virtual, dikarenakan pandemi Covid-19.

Silatnas kali ini mengusung tema, “Sinergitas Sulbar Untuk Pembangunan Sustainable Secara Nasional”.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, pada kesempatan itu, mengatakan sangat bersyukur dan menyambut gembira adanya kegiatan itu, sebab menurutnya dalam pertemuan itu bisa saling bertukar pikiran demi proses menjalankan roda pemerintahan di Sulbar, yang masih banyak terdapat  kekurangan di berbagai sektor pembangunan.

“Melalui pertemuan ini saya bisa memperoleh masukan, buah pikiran dari saudara – saudara demi kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,”ucap Ali Baal

Dikemukakan, kebijakan dan capaian di bidang sumber daya alam  (SDA)  dan lingkungan hidup merupakan modal utama pembangunan untuk daya saing ekonomi, sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup itu sendiri.

“SDA dan lingkungan hidup memiliki peranan yang sangat penting dan stategis dalam mengamankan kelangsungan pembangunan dan keberlanjutan kehidupan manusia,”pungkas Ali Baal

Menanggapi tema yang diusung dalam kegiatan itu, Ali Baal menyatakan, tema yang disodorkan  oleh penyelenggara Silatnas tersebut sangat menarik, sebab di Sulbar saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan nasional. (Adv)

Komisi I DPRD Sulbar Evaluasi Pelaksanaan APBD T.A 2020

GandangDewata.com,Mamuju – Komisi I  DPRD  Sulbar menggelat rapat bersama sejumlah dinas yang menjadi mitra Komisi I DPRD Sulbar membahas  membahas evaluasi pelaksanaan APBD TA. 2020, di Gedung DPRD Sulbar Selasa, 17 Juni 2020. Rapat dipimpin Ketua Komisi I, Syamsul Samad dan  sejumlah anggota DPRD Sulbar yang antara lain, H. Hamsah Sunuba, H. Firman Argo Waskito, Dr. Marigun Rasyid, H. Syahrir Hamdani dan beberapa  OPD seperti Badan Kesbang Polimas, PMD, BKD, Inspektorat, BPEDM, Biro Umum, Biro Hukum, Dinas Kominfo Persandian dan Statistik, dan lainnya, Ketua Komisi I , Syamsul  Samsul Samad meminta para perwakilan mitra untuk melaporkan terkait perkembangan anggaran refocusing pada  APBD TA. 2020 yang telah digunakan, baik secara  secara  langsung dan tidak langsung.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Sekretariat PPK se Kabupaten Mamuju

GandangDewata.com, Mamuju – Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang memimpin jalannya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah sekretariat PPK se kabupaten Mamuju, Sabtu 20 Juni 2020.

Sebanyak 33 orang resmi dilantik sebagai sekretariat PPK dalam agenda yang digelar dengan mengikuti protokol kesehatan di ball room Matos Hotel Mamuju.

Hamdan Dangkang dalam sambutannya meminta agar para sekretariat PPK yang baru dilantik itu untuk dapat bekerja secara profesional. Mendukung penuh kerja-kerja PPK dengan tak menafikkan rambu-rambu aturan dan regulasi yang berlaku.

“Bekerjalah sesuai prosedur. Perkuat koordinasi, serta jaga integritas,” harap Hamdan dalam sambutannya usai pelantikan.

Tahapan Pilkada 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 bikin seluruh komponen penyelenggara Pilkada harus bekerja ekstra. Memastikan tahapan berjalan lancar, dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan.

“Itu kucinya. Bagaimana kita bekerja secara maksimal. Memberi layanan kepada seluruh masyarakat, dengan senantiasa menaati protokol kesehatan pencegahan covid-19,” demikian Hamdan Dangkang dalam agenda yang dihadiri Komisioner KPU Mamuju lainnya tersebut.

Turut hadir pada pelantikan dan pengambilan sumpah sekretariat PPK se kabupaten Mamuju hari itu diantaranya, perwakilan Bawaslu Mamuju, Rusdin dan Mustikawati, Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Minarto, Kabag Ops, Kompol Muhammad Imbar, serta perwakilan Kodim Mamuju.

Hadir pula sejumlah Camat pada kegiatan yang dilanjutkan dengan pembekalan kepada mereka yang baru dilantik itu. (*)

Ali Baal Kukuhkan Pengurus IKM Sulbar Malaqbi

GandangDewata.com, Mamuju – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, melantik dan mengukuhkan Pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Sulbar Malaqbi,  Sabtu 20 Juni 2020.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan, berlangsung di ruang Auditorium lantai  4 Kantor Gubernur Sulbar dan selaku Ketua IKM Sulbar Malaqbi yakni Kajati Sulbar, Darmawel Aswar.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menyampaikan terima kasih kepada warga Minang yang selama ini turut berkontribusi menyukseskan pembangunan di Sulbar. 

“Para sesepuh dan tokoh urang uwak (orang minang)  di daerah ini sangat perhatian dan berperan aktif di profesi masing-masing, dalam berkontribusi menyukseskan pembangunan di Sulbar,”ucap Ali Baal

Ali Baal mengatakan, semangat kerja keras,  kekeluargaan, kebersamaan,  gotong royong, kepedulian dan saling menghargai menjadi ciri warga Minang dan merupakan potensi diri untuk meraih sukses di perantauan.

Ali Baal berharap, kiranya semangat para sesepuh serta anggota IKM Sulbar Malaqbiq dapat terpelihara sebagai potensi yang saling mengisi dan melengkapi bersama warga  lain, yang juga merupakan amunisi percepatan pembangunan menuju kesejahteraan di provinsi tercinta ini. 

Ia menambahkan, kesinkronisasian dari Malaqbiq dan Minang memiliki makna yang artinya mulia, bermartabat yang tercermin pada tutur kata, sikap dan tingkah laku Malaqbi pau’, Malaqbiq gau’,  Malaqbiq Kero’.

“Beberapa prinsip seperti Dimana bumi dipijak,  disinan langik dijunjuang kemampuan beradaptasi di setiap tempat dan menghargai masyarakat setempat,  kemudian adat basandi syarak kitabullah adat bersendi kitabullah,  ketataan pada agama dan hukum,  serta menjunjung tinggi kejujuran,  sangat relevan dengan motto Malaqbiq yang diharapkan terus menyemangati dalam pembangunan Sulbar,”tuturnya

Ketua IKM Sulbar Malaqbiq, Darmawel Aswar, mengatakan, terbentuknya IKM Sulbar Malaqbi merupakan keputusan bersama antara warga Minang yang berdomisili di Sulbar.

Darmawel menyebutkan, tujuan dibentuknya IKM Sulbar Malaqbi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, peran ekonomi, dan memberi peran yang lebih banyak kepada masyarakat Minang yang ada di Sulbar.

“Tentunya ini memberi penghargaan, kesempatan bagi putra dan putri Sulbar, untuk bekerjasama dengan orang Minang sejak 20 tahun berdomisili di beberapa kabupaten termasuk di ibukota provinsi ini,’kata Darmawel

Melalui kesempatan itu, Darmawel memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas diberikannya peluang bagi warga Minang untuk bekerjasama membangun kesejahteraan taraf hidup, hingga meningkatkan perekonomian di Sulbar.

“Semoga dapat terbangun kolaborasi membangun kesejahteraan di provinsi ke 33 ini,”harapnya

Di sela-sela acara pengukuhan dan pelantikan, Ketua IKA Sulbar Malaqbi dan Gubernur Sulbar salin memberi cendramata.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Raja Mamuju, Andi Maksum Dai,  Anggota DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal, Wakil Ketua II DPRD Sulbar, Abdul Halim,  Bupati Mamuju Habsi Wahid,  Wakil Bupati Majene, Lukman, jajaran Forkopimda, sesepuh dan warga Minang, serta  undangan lainnya.(Adv)

Gubernur Sulbar Komitmen Bangun Fasilitas Jalan Menuju Tandeallo

GandangDewata.com,Majene – Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar bersama Ibu Hj. Andi Ruskati Ali Baal yang juga merupakan anggota DPR RI dapil Sulbar , Sekprov Sulbar, Muhammad Idris,  dan Ketua Dharma Wanita Sulbar,  Kartini Idris melakukan kunjungan  ke Desa Tandeallo (Taukong), Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene,  Jum’at, 19 Juni 2020. Kehadiran Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di Taukong sebagai bentuk keseriusan Pemprov Sulbar melakukan perbaikan jalan lintas Kabupaten Majene-Mamasa.

” Saya kemari berarti saya sudah komitmen, maka dari itu kedepan secara bersama-sama kita akan memberikan fasilitas yang memadai bagi desa ini dan tentunya akan dilakukan secara bertahap. Apapun yang akan dilakukan disini, jalannya harus baik, apalagi disini kaya akan sumber daya alam, ” kata Ali Baal Masdar,  saat menemui warga Desa Taukong.

Masih kata Ali Baal,  perkembangan di Desa Tandeallo tidak dapat dipungkiri sejak dari dulu hingga sekarang jauh dari kemajuan, hal tersebut dikarenakan akses jalan yang sangat  sulit untuk dilalui

” Memang kondisinya sangat terbelakang terutama dari segi infrastruktur  jalan dan lainnya, tadi kita bersama-sama sudah merasakan akses menuju desa ini dan memang sangat parah, “sebut Ali Baal

Pemprov Sulbar  bersama pemerintah pusat, lanjutnya ,  akan berusaha memberikan yang terbaik bagi daerah terutama bagi desa-desa terpencil. Itu bertujuan agar sumber daya alam dapat dimaksimalkan , sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. 

“Untuk memuluskan  jalan di Ulumanda ini membutuhkan anggaran yang cukup besar sehingga harus dilakukan secara bertahap.Kita tetap mengusulkan ke pemerintah pusat untuk anggaran perbaikan jalan di Sulbar. Dan,  mudahan-mudahan kedepan,  bantuan  pemerintah pusat ke provinsi dan pemkab dapat kembali berjalan. Kemarin,  bantuan sudah ada, tetapi tertunda karena adanya pandemi Covid-19. Insya  Allah tahun depan kita akan dapat anggaran. Jadi sabar saja,”jelas mantan Bupati Polman dua periode itu

Sekprov Sulbar,  Muhammad Idris yabg ikut mendampingi Gubernur Sulbat dalam kunjungan tesebut  mengemukakan, kunjungan di Taukong merupakan salah satu kunjungan kerja Gubernur Sulbar dalam rangka memantau daerah-daerah terpencil  di Kabupaten Majene khususnya di Desa Tandeallo

” Ini untuk memastikan segala macam permasalahan yang ada di lapangan terutama yang berhubungan dengan infrastruktur jalan . Gubernur tadi juga menyampaikan,  akan menyelesaikan permasalahan yang ada dan akan segera melakukan tindakan nyata untuk jalan yang sangat dibutuhkan warga desa Tandeallo, ” sebut Idris 

Salah seorang warga Desa Tandeallo,   Suparman mengatakan, kondisi jalan Desa Tandeallo memang sangat memprihatinkan dan kondisi jalan tersebut  sudah lama tidak pernah tersentuh oleh pemerintah daerah.

” Kami sangat bersyukur atas kedatangan bapak Gubernur Sulbar,  mudah -mudahan kunjungan beliau ini bisa mendapat berkah dan angin segar untuk masyarakat Ulumanda terutama bagi masyarakat Tandeallo,” ujar Suparman

Ia pun berharap pada Pemprov Sulbar  dan Pemkab Majene dapat memprioritaskan pembangunan jalan Ulumanda sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam bertransportasi.

” Masyarakat Tandeallo sudah beberapa puluh tahun melalui jalan ini sangat bersusah payah untuk mengangkut hasil pertanian , kami harus selalu melewati jalan berlubang, licin,  terjal dan becek apalagi jika sudah turun hujan jalannya sangat susah dilalui,” harap Suparman.

 Saat Gubernur Sulbar bersama rombongan melakukan kunjungan, mobil  berplat DC 1 yang digunakan Gubernur Sulbar beberapa kali terjebak dalam kubangan lumpur melewati medan berat hingga ditarik oleh bulldozer. 

Dalam kunjungan tersebut, selain didampingi anggota DPR RI, Ruskati Ali Baal dan Sekprov Muhammad Idris, juga hadir Wakil Bupati Majene, Lukman dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar.(Adv)

Baca Juga Berita Populer