Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda blog Halaman 2

Cegah corona, Irwan Ingatkan Otoritas Jasa Transportasi Perketat SOP

GandangDewata.com, Meski tercatat hingga hari ini berdasarkan laporan dari Gugus tugas percepatan penanganan corona virus yang dibentuk oleh pemerintah daerah kabupaten Mamuju bersama jajaran Forkopimda, laporan kasus positif Covid-19 di daerah ini masih nihil (zero) dan status Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 16 orang,

Wakil Bupati Mamuju H.Irwan SP Pababari meminta agar semua pihak tetap meningkatkan kewaspadaan utamanya bagi otoritas jasa transportasi seperti bandara, pelabuhan dan terminal sebagai salah satu pintu masuk mobilisasi orang yang dapat saja membawa virus corona.

Dalam kegiatan pemantauan langsung yang menyasar Pelabuhan simboro, dan Bandar Udara tampa padang serta Perbankan, Hotel juga pasar modern (Mall) yang dilakukan pagi tadi (Senin, 23 Maret 2020) bersama unsur Forkopimda, diataranya Dandim 1418, Kapolres Mamuju serta Kejari Mamuju, juga di dampingi tim Gugus percepatan penanganan corona yang diketuai Sekretaris daerah H.Suaib, ditemukan fakta masih terdapat area publik tersebut yang belum menerapkan SOP ketat terhadap upaya pencegahan corona virus,

olehnya, Wakil Bupati Mamuju dengan tegas meminta agar sarana layanan publik seperti Bank, hotel, dan mall agar memperketat SOP pelayanan dalam upaya mencegah penularan virus covid-19, terlebih bagi otoritas pelabuhan, terminal dan bandara sebagai pintu masuk orang yang dapat saja membawa virus mematikan tersebut ke Mamuju, Irwan meminta agar pemeriksaan hingga langkah antisipasi dapat diberlakukan secara ketat di semua area pintu masuk Mamuju, baik melalui jalur darat melalui terminal, lewat laut melalui pelabuhan, maupun lewat jalur transportasi udara melalui bandara tampapadang.

“Mumpung kita masih zero kasus corona,kita harus pertahankan supaya virus ini jangan masuk ke mamuju, olehnya semua otoritas jasa transportasi sebagai pintu masuk dapat lebih ketat melakukan pengawasan” tandas Irwan.

ia menambahkan untuk melaksanakan hal tersebut perlu kesadaran bersama dari semua elemen, termasuk dari masyarakat sendiri yang harus mulai melakukan anjuran social Distancing atau menjauhi segala bentuk perkumpulan dan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang,serta menjaga jarak antar manusia.

Dalam Pemantauan tersebut juga dimanfaatkan Tim gugus melalui wakil Bupati serta forkopimda untuk membangun komunikasi dengan otoritas masing-masing layanan publik, hasilnya dari semua lokus yang dikunjungi secara keseluruhan mengakui kesiapan penerapan langkah antisipasi.

Salah satunya oleh Kepala Bank Sulselbar Kabupaten Mamuju Syarifuddin Haruna, meski pada kenyataannya Bank tersebut secara umum belum menerapkan SOP pencegahan penularan virus Covin-19, ditandai tidak adanya alat deteksi panas tubuh, maupun tidak diberlakukannya pola jarak antrian dan tempat duduk nasabah yang masih sangat berhimpitan, namun pihaknya mengaku sangat mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan penularan virus corona, ia berjanji akan segera melengkapi sarana dan menerapkan SOP pelayanan yang lebih diperketat, sementara untuk meminimalisir kontak langsung, pihak Bank Sulselbar telah menyiapkan transaksi via online yang dapat dimanfaatkan nasabah.

#MediaLawanCovid19

GandangDewata.com, #MediaLawanCovid19 adalah sebuah inisiatif bersama kalangan media untuk menyebarkan berbagai konten edukatif secara masif dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona di Indonesia. Inisiatif ini diikuti oleh lebih dari 50 media nasional dan daerah dari berbagai platform, yaitu televisi, radio, media cetak, media siber serta media sosial.

Inisiatif ini muncul secara spontan dari kalangan media dan bersifat independen, tanpa terafiliasi dan dibiayai oleh pihak mana pun. Dengan begitu, kerja-kerja jurnalistik tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menjunjung azas independensi. Melalui kerja berjaringan ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona dapat tersebar luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat. Hal ini menjadi amat penting, karena penyebaran Covid19 tampaknya semakin random dan luas. Sementara, kesadaran publik belum terbangun secara sistematis. 

Sesuai dengan ide awalnya, inisiatif ini hanya akan membatasi diri pada pembuatan dan penyampaian pesan-pesan yang bersifat edukasi kepada publik. Sebagai penanda dimulainya inisiatif ini, maka pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2020, akan dipublikasikan konten perdana dengan tagar #AmanDiRumah, sekaligus peluncuran tagar #MediaLawanCovid19. Konten ini dibuat dalam multiplatform yang akan tayang serentak pada Selasa pagi di berbagai saluran televisi, radio, surat kabar, media siber dan media sosial. Konten perdana ini berisi pesan bahwa akan lebih aman bagi dirinya dan orang lain, jika warga berdiam diri di rumah untuk sementara waktu.

Dengan kesadaran ini, diharapkan laju penyebaran virus Corona pun dapat dihambat.   Konten perdana ini merupakan produk bersama yang dibuat oleh sejumlah media secara sukarela. Selain itu, setiap media juga akan memproduksi dan mempublikasikan karyanya masing-masing mulai Rabu, 25 Maret 2020, yang dapat digunakan juga oleh berbagai media lainnya dengan mencantumkan tagar #MediaLawanCovid19. Dengan pola ini, maka diharapkan materi publikasi edukasi yang tersedia dapat berlipat ganda dan dapat dimanfaatkan oleh semua media nasional dan lokal.

Dengan begitu, penyebaran konten edukasi tetap dapat berjalan masif, di tengah berbagai keterbatasan tenaga dan sarana kerja akibat diterapkannya kebijakan bekerja dari rumah (work from home). Ada berbagai topik materi edukasi yang akan dibuat. Mulai dari pesan jaga jarak (social distancing), deteksi dini dan upaya pencegahan, pengobatan dan penanganan penderita Covid19, hingga kolaborasi dan berbagai info penting lainnya, seperti rumah sakit rujukan, prosedur tes, dan pengobatannya.   Pada akhirnya, diharapkan inisiatif ini dapat pula diikuti oleh kalangan lainnya dengan ikut menyebarkan berbagai konten edukasi ini kepada masyarakat luas.

Jakarta, 24 Maret 2020

#MediaLawanCofid19

Pelantikan Anggota PPS Pilkada Mamuju Tahun 2020

GandangDewata.com, Mamuju – Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kabupaten Mamuju resmi dilantik, Minggu, 22 Maret 2020. Pelantikan PPS tersebut sesuai dengan poin perintah KPU-RI dalam keputusan KPU RI Nomor: 179/PL.02.Kpt/01/KPU/III/2020.

Oleh KPU RI, pelantikan PPS memang jadi salah satu tahapan yang diminta untuk ditunda pelaksanaannya lantaran penyebaran virus covid-19 yang kian mengkhawatirkan. Meski begitu, di salah satu poin dalam keputusan KPU RI itu disebutkan dalam hal PPS akan dilantik, dalam pelaksanaannya harus berkoordinasi pihak terkait, dalam hal ini pemerintah daerah dan pihak kepolisian.

Komisioner KPU Mamuju divisi data dan informasi, Asriani menjelaskan, pihaknya sebelum melaksanakan pelantikan anggota PPS di masing-masing kecamatan itu telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga pihak kepolisian.

“Pak Camat turut menghadiri pelantikan anggota PPS. Kalau dengan pihak kepolisian, pagi sebelum pelaksanaan pelantikan itu kami sudah berkoordinasi. Dan teman-teman kepolisian memberi izin dengan catatan di lokasi pelantikan itu disediakan hand sanitizer, termasuk meminta kami untuk menerapkan sosial distance dengan menetapkan jarak satu meter antar peserta di lokasi pelantikan,” beber Asriani.

Asriani juga membeberkan, pelantikan anggota PPS tersebut tetap digelar juga merujuk pada kondisi bahwa Sulawesi Barat, Mamuju khususnya bukan termasuk zona merah daerah yang terpapar covid-19.

“Kami pun telah berkoordinasi dengan KPU provinsi untuk dilanjutkan ke KPU RI,” pungkas Asriani.

Komisioner KPU Mamuju divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM, Ahmad Amran Nur menambahkan, PPS yang telah resmi dilantik tersebut tak serta merta dapat langsung bekerja.

Merujuk ke keputusan KPU RI di atas, masa jabatan PPS yang dimaksud belum dapat ditentukan, sebab terdapat beberapa tahapan Pilkada yang oleh KPU RI diputuskan untuk ditunda pelaksanaannya.

“Jadi masa jabatan anggota PPS itu ditangguhkan dulu. Sambil menunggu instruksi KPU RI lewat keputusan atau surat edaran berikutnya,” sumbang Ahmad Amran Nur. (*)

Rapat Kerja Wakil Ketua DPRD Sulbar Terkait Tindak Lanjut Hasil Pemantauan BPK

Abdul Rahim, Usman Suhuriah dan Abd. Halim unsur Pimpinan DPRD Prov.Sulbar

GandangDewata.com, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Barat Melaksanakan Rapat kerja dalam rangka menindaklanjuti hasil laporan pemantauan BPK atas penyelesaian kerugian Negara/Daerah Semester II (Kedua) Tahun 2019 di gedung DPRD Sulbar, (17/03).

Dalam Rapat ini dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Dprd Prov Sulbar, Usman Suhuriah didampingi Wakil 2 dan Wakil 3, Abdul Halim dan Abdul Rahim dan beberapa Anggota Dprd lainnya melaksanakan rapat dengan Kepala Inspektorat.

Usman Suhuriah selaku Wakil 1 sekaligus Pimpinan Rapat mengapresiasi secara positif apa yang telah dikerjakan oleh tim tindak lanjut.

Rapat Pimpinan DPRD Sulbar Terkait Evaluasi Pelaksanaan APBD TA 2020

GandangDewata.com, Mamuju, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Barat melaksanakan rapat pimpinan dalam rangka evaluasi pelaksanaan APBD Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2020 hari Kamis 19 Maret 2020 bertempat di ruang wakil ketua 1 DPRD Prov. Sul.Bar. Dari ke tiga Wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Sulawesi Barat di dampingi pula oleh Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Barat Abd. Wahab HS dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat serta beberapa staf sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

 

Masyarakat Pasar Lama Respon Baik Langkah Pemkab Mamuju Cegah Covid – 19

GandangDewata.com, Mamuju – Langkah cepat pemkab Mamuju merespon dinamika corona virus dengan membagikan langsung ribuan Masker dan melakukan penyemprotan desinfektan serta Handsainitaizer, disambut gembira Masyarakat utamanya yang berada di areal pasar lama Mamuju.

Meski belum sempat kebagian Masker akibat animo masyarakat yang begitu besar, Ilham salah seorang pedagang mengaku bersyukur dan berterimakasih atas reaksi cepat pemerintah daerah dalam memberikan alat yang dapat mencegah penyebaran virus corona seperti masker dan handsainitaizer

“ini menunjukkan pemerintah tanggap dan peka karena masker dan cairan pencuci tangan itu sekarang sedang langka, dan ternyata pemerintah sudah bagikan, ini tentu kesyukuran bagi kami” kata dia.

tidak banyak berbeda, Andi Fatma yang juga bekerja sebagai pedagang mengaku sangat senang atas pembagian masker gratis

“bukan dari harganya tapi ini (masker, dan handsainitaizer.red) sangat penting sekarang jadi luar biasa pemerintah kalau peka begini, terimakasih pak bupati”

Terima Kunjungan Tim Ombudsman, Pemda Mamasa Merespon Program Opini Layanan Publik

GandangDewata.com, Mamasa – Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda, menyambut baik kunjungan kerja Kepala Ombudsman RI Sulawesi Barat Lukman Umar ke Kabupaten Mamasa.

Lukman mengaku pihaknya melakukan konsolidasi dengan wakil bupati Mamasa berkaitan dengan tindaklanjut tahapan uji kepatuhan tahun 2020 yang akan mengarah ke opini layanan publik.

Dalam pertemuan ini juga kata Lukman, Tim Ombudsman sekaligus melakukan koordinasi penyelesaian sejumlah  pengaduan masyarakat dilingkungan Pemda Mamasa, (20/03/)

Lebih jauh Lukman menjelaskan, 6 kabupaten di Sulawesi Barat pada tahun 2019 sebagian besar sudah mendapat predikat rapor hijau. Namun Bappenas RI memandang program uji kepatuhan Ombudsman RI  penting untuk dilanjutkan. Sehingga amanah RPJMN 2019 – 2024 kata Lukman, Ombudsman diminta melanjutkan program ini. “Akan tetapi tehnisnya nanti akan lebih ke persoslan kualitas layanan, bukan lagi sebatas pemenuhan komponen seperti misi, misi maklumat layanan, persyaratan, system, mekanisme dan prosedur, waktu penyelesaian, biaya, produk layanan, pengaduan internal,” jelasnya.

Secara kelembagaan Lukman  berharap dukungan semua pihak bersama membangun kolaborasi  dalam mendorong pelayanan publik yang baik dan berkomitmen meningkatkan kualitas layanannya. Kita berharap pelayanan publik yang berkualitas akan mengikis habis  kesenjangan yang masih kental dalam pelayanan kita hari ini.

Konsolidasi terkait uji kepatuhan tahun 2020 ini akan dilakukan disetiap kabupaten sebagai bentuk kerja kolaborasi dan membangun komitmen bersama untuk perbaikan layanan. pungkas Lukman.

 

Tim Ombudsman Sulbar Tetap Pantau Proses UNBK, ditengah Wabah COVID – 19

GandangDewata.com, Mamuju – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Sulawesi Barat tetap dilaksanakan di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19).

Demikian juga dengan tim pemantau dari kantor Ombudsman RI Sulawesi Barat tetap ambil bagian  untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik, utamanya keamanan siswa dan tenaga pengajar di sekolah.

“Pada pelaksanaan UN tahun ini, keamanan siswa dan tenaga pengajar di sekolah adalah prioritas utama. Hal ini juga yang menjadi perhatian kami  memantau standar protokol pencegahan Covid-19 di sekolah,” ujar Muhammad Asri, Kamis, 19/03/20.

Muhammad Asri yang ikut melakukan pemantauan langsung di SMK Negeri 1 Mamuju, mengatakan  pelaksanaan UNBK berjalan kondusif dan relatif aman. Pihak sekolah telah melakukan antisipasi sesuai dengan standar protokol pelaksanaan UN untuk penanganan penyebaran Covid-19 seperti menyediakan air dan sabun cuci tangan di depan masing – masing ruangan serta melakukan himbauan kepada siswa agar segera pulang ke rumah masing – masing setelah sesi ujiannya selesai, ujarnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Ombudsman RI Sulbar menyediakan layanan pengaduan melalui telepon di nomor 08112453737 atau  layanan pengaduan melalui akun media sosial Facebook kantor Ombudsman RI Sulbar.

“Masyarakat yang ingin menyampaikan aduan terkait dengan pelaksanaan ujian nasional, bisa disampaikan melalui media telepon dan media sosial yang kami sediakan,” Harap Muh. Asri

Secara kelembagaan Ombudsman RI Sulawesi Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan maksimal sehingga proses UNBK di Sulawesi Barat berjalan tanpa hambatan ditengah pandemi Covid 19.

Daftar Nama Calon Anggota PPS di Pilkada Mamuju

GandangDewata.com, Mamuju -Tiga nama perdesa atau kelurahan se kabupaten Mamuju diumumkan dan ditetapkan KPU Mamuju sebagai calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada Mamuju tahun 2020.

Lewat pengumuman resmi bernomor: 108/)).04.2-Pu/7602/KPU-Kab/III/2020, KPU Mamuju juga memberitahukan kepada mereka yang ditetapkan sebagai calon anggota PPS untuk mengikuti oelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang akan digelar pada hari Munggu, 22 Maret 2020.

Untuk kecamatan Mamuju, Simboro dan Bala Balakang, pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan anggota PPS digelar di Baua cafe kecamatan Simboro pukul 08.30 Wita.

Kecamatan Tapalang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tapalang pada pukul 13.30 Wita. Tapalang Barat berpusat di aula kantor kecamatan Tapalang barat pukul 08.30.

Kecamatan Papalang digelar di aula kantor kecamatan Papalang pada pukul 08.30 Wita. Kecamatan Sampaga dipusatkan di BPP kecamatan Sampaga pukul 08.30 Wita. Kecamatan Tommo dilaksanakan di aula kantor kecamatan Tommo pukul 13.30 Wita.

kecamatan Kalukku, pelantikannya dilaksanakan di aula kantor kecamatan Kalukku pukul 13.30 Wita. Kecamatan Bonehau di aula kantor kecamatan Bonehau pukul 13.30 Wita. Serta kecamatan Kalumpang yang pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan anggota PPS dipusatkan di aula kantor kecamatan Kalumpang pukul 19.30 Wita.

Komisioner KPU Mamuju divisi hukum dan pengawasan, Hasdaris berharap, para anggota PPS yang akan dilantik itu dapat bekerja dengan senantiasa mengedepankan kualitas serta integritas.

“Sebagai garda terdepan pelaksanaan Pilkada serentak ini, kami berharap agar mereka yang akan dilantik benar-benar dapat menunjukkan kinerjanya secara berintegritas. Disamping berkualitas tentunya,” harap Hasdaris.

PPS yang terpilih juga harus paham tentang aturan kepemiluan. Tugas pokok dan fungsi PPS itu sendiri juga harus dipahami.

“Itu poin pentingnya. Kalau buta tentang kepemiluan, tentu sulit dapat menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu,” sambung Hasdaris.

“Kami memilih calon anggota PPS yang sebaik mungkin. Kami ingin jalannya Pilkada ini jauh dari kata curang,” pungkas Hasdaris.

Untuk mengetahui calon anggota PPS Pilkada Mamuju yang bakal dilantik, dapat diunduh di website https://kpu-mamuju.go.id. (*)

Ketua AMSI Sulbar: Cara Deteksi Hoax di Pilkada 2020

GandangDewata.com, Mamuju – Bawaslu Kabupaten Mamuju melaksanakan kegiatan sosialisasi pengawasan kelompok sasaran dengan tema ”Kartini Milenial Mengasi” yang berlangsung di aula Wisma Malaqbi Mamuju.

Kegiatan yang di ikuti peserta perempuan ini, menghadirkan pemateri diantaranya Ahmad Amran Nur dari Komisioner KPU Kabupaten Mamuju, Divisi Parmas dan SDM, Munawwir Arafat selaku Sekertaris KNPI Sulbar dan Anhar selaku Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Sulbar.

Dalam sambutannya, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju, Sitti Mustikawati, Divisi pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan peran perempuan dalam menyongosong pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju September mendatang.

Sitti Mustikawati berharap peran perempuan dalam tahapan Pilkada mampu memberikan edukasi politik yang baik dilingkungan sekitarnya, minimal kalangan keluarga. ”Perempuan punya kemampuan lebih dalam menyebarkan informasi, cara berkomunikasi lebih mudah diterima dan dipahami, sehingga kami berharap perempuan tidak pasif tapi aktif dalam melakukan pengawasan kecurangan,” ujarnya.

Ia juga beharap melalui pemateri yang ada, peserta dapat meningkatkan pemahaman terkait proses demokrasi yang akan berlangsung, dan cerdas dalam menggunakan gadget (gawai), ”Jika menemukan pelanggaran silahkan laporkan di Bawaslu Kabupaten Mamuju, nanti kita proses sesuai mekanisme yang ada,” papar Sitti Mustikawati.

Ahmad Amran Nur dalam materinya Partisipatif Pemilih Pemula dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju Tahun 2020, menjelaskan, yang dimaksud pemilih pemula yaitu pemilih yang baru pertama kali akan melakukan penggunaan hak pilihnya. Pemilih pemula terdiri dari masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih. “Pemilih pemula jumlahnya cukup besar sehingga perlu pemahaman dan pendidikan Pemilu sehingga tidak sembarang dalam menentukan pilihannya,” jelasnya.

Sambung Ahmad Amran Nur menjelaskan, jika menyalurkan hak pilih agar memperhatikan dan mengetahui visi, misi dan program calon, kenali riwayat hidup dan partai politiknya, setelah menilai, pastikan pilihan anda, dan pastikan anda memberikan suara dengan benar.

Anhar dari AMSI Wilayah Sulbar dalam materinya Peran Media dalam Mewujudkan Pilkada 2020 yang Demokratis menjelaskan dalam peliputan berita sehari-hari, media terikat beberapa ketentuan antara lain UU No. 40/1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, sehingga apa yang disiarkan tidak boleh asal, asal bos senang.

”Pers disebut-sebut sebagai pilar ke-empat, meski eksistensinya bukan di dalam struktur pemerintahan, tetapi sumbangsih dan pengaruhnya dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara sangat signifikan. Namun itu, pers sering dipolitisir oleh penguasa dan pemilik modal. Bahkan secara kekhusus ada yang menjadi media partisan,” kata Anhar.

Anhar mengatakan, meski harus menjaga integritas dan independensi dalam melakukan peliputan, bukan berarti harus pasif. Tapi bisa ikut mendorong peningakatan partisipasi pemilih dan mewujudkan pemilu berkualitas. 

“Pilkada selalu dibarengi dengan hoaks yang bertebaran khususnya di media sosial. Untuk itu pers harus ikut memberikan pencerahan, agar masyarakat tidak tersesat hoaks dan berita sesat. Kami AMSI akan melakukan kolaborasi untuk mengadakan cek fakta di Pilkada serentak mendatang, semoga berjalan dengan baik”. Pada kesempatan ini, Anhar juga memberikan tips untuk mendeteksi hoaks dan menangkalnya. 

Munawwir Arafat dalam materinya Keterlibatan Aktif Millenial dalam Mewujudkan Pilkada 2020 yang Demokratis menjelaskan beberapa kecenderungan negatif generasi millenial, sehingga harus lebih berpikir kritis, bijak menggunakan media sosial serta mampu mengembangkan ide dengan visi yang lebih realistis.

”Untuk merubah keadaan dibutuhkan usaha keras dan paritisipasi aktif seluruh golongan. Salah satunya generasi millenial, sebagai tanggung jawab moral untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Maka dari itu upaya yang bisa dilakukan yaitu optimalisasi peranan generasi millenial melalui sosmed sebagai penggalangan opini, dan memperkuat kesadaran masyarakat tentang demokrasi kerakyatan,” tutur Munawwir Arafat.(Amsi/*)

Baca Juga Berita Populer