\

Ruskati: Peran Ibu Sangat Penting Dalam Upaya Menciptakan Generasi

18

GandangDewata.com, Sulbar – Peringatan Hari Ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia yang diawali Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928, yang merupakan bentuk dari semangat perjuangan, yang muncul setelah peristiwa Sumpah Pemuda. Peringatan Hari Ibu merupakan Agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, sehingga akan menjadi Ironi ketika masih saja ada kesenjangan terhadap perempuan khususnya kepada para Ibu.

“Kaum Ibu memiliki peranan yang sangat penting dan menentukan utamanya dalam upaya menciptakan generasi yang tangguh. Ibu juga dalah partner dalam membangun keluarga yang berkualitas,”kata Ruskati, Ketua TP PkK Sulbar pada puncak Peringatan Hari Ibu Ke 92 Tahun, di Ruang Auditorium lantai 4 kantor Gubernur Sulbar, Selasa 22 Desember 2020.

Dikemukakan, pada peringatan Hari Ibu tahun ini dengan tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju. Tema ini menyuarakan , selaku kaum perempuan berbuat dan menjadi pelaku sejarah dari kemajuan negara yang kita cintai

Anggota DPR RI Komisi X ini, juga mengajak kepada seluruh hadirin yang hadir, agar menjadikan momentum ini untuk mengenang semangat para perempuan yang turut berjuang menentang penjajah seperti H. Andi Depu yang menjadi salah satu pejuang di tanah Mandar Sulawesi Barat.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan , melalui peringatan Hari Ibu tahun ini, diharapkan kembali meneguhkan tekad komitmen kaum ibu dan kaum perempuan untuk meningkatkan perannya dalam mensukseskan pembangunan di provinsi Sulawesi barat.

“Secara umum peran dan kiprah kaum perempuan juga makin menampakan kemajuan pada berbagai aspek kehidupan baik di bidang politik sosial ekonomi dan budaya berbagai upaya terus kita lakukan demi terciptanya kesetaraan gender sehingga kaum ibu dan kaum perempuan memiliki akses partisipasi kontrol dan manfaat yang sama dengan laki-laki.” ungkap Idris.

Momentum peringatan hari Ibu ini juga , diharapkan akan menjadi semakin nyata terhadap upaya dan hasil pencapaian kelima agenda prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak , yakni peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan ,peningkatan peran ibu atau keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak. (Ayu)

BAGIKAN