Petahana Dipastikan Tak Kantongi Rekomendasi Gerindra Di Pilkada Mamuju

502
Sulfakri (Sekertaris DPC Gerindra Mamuju)

Gandangdewata.com, – Mamuju – Pilkada Mamuju 2020 mendatang progresnya kini semakin terlihat. Sejumlah partai politik membuka penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang digadang akan ikut berkompetisi kedepan.

Tak terkecuali, DPC Partai Gerindra Mamuju, setelah melakukan proses penjaringan selama sepuluh hari akhirnya, partai berlambang Garuda ini menutup tahapan penjaringan pada Kamis (10/10).

Sekertaris DPC Gerindra Mamuju, Sulfakri mengatakan, proses penjaringan ini kami mulai pada tanggal 1 Oktober dan diakhiri pada 10 Oktober 2019 tepat pukul 23 : 53 Wita.

Sulfakri menjelaskan bahwa selama sepuluh hari proses penjaringan ini, ada beberapa bakal calon Bupati mendaftarkan dirinya ke Gerindra yakni pengambilan formulir dilakukan oleh Sutinah Suhardi melalui timnya pada hari Rabu (08/10) kemarin, selanjutnya disusul oleh H.Damris juga melalui timnya pada Kamis (09/10) kemarin, dan hari Kamis adalah proses akhir pendaftaran.

Sementara pengembalian formulir, tadi sekitar pukul 15:00 WITA Kamis (10/10) salah satu bakal calon Bupati yaitu Sutinah Suhardi mengantarkan langsung ke partai Gerindra, lalu kemudian disusul oleh H. Damris pada pukul 20 : 00 WITA tadi. Jadi pada malam ini kami resmi menutup penjaringan, sehingga kesimpulannya adalah ada dua bakal calon Bupati yang telah resmi mendaftarkan dirinya ke Partai Gerindra yang selanjutnya akan kami serahkan ke DPD Gerindra Sulawesi Barat dan akan dilaporkan ke DPP Gerindra nantinya,” paparnya.

Selain itu menurut sekertaris DPC Gerindra Mamuju ini bahwa, proses penjaringan yang dilakukan oleh partai hanya spesifik pada bakal calon kepala daerah saja, tidak untuk bakal calon wakil kepala daerah. Alasannya cukup sederhana, kekuatan partai Gerindra di Kabupaten Mamuju ini tentu cukup dapat dipertimbangkan dengan jumlah kursi di DPRD itu sejumlah tiga kursi.

Saat ditanya respon Gerindra atas sikap petahana yang tidak mendaftarkan dirinya ke Partai besutan Prabowo Subianto ini, Sulfakri mengatakan, penting diketahui bahwa proses penjaringan ini merupakan tahapan di internal partai Gerindra dan salah satu persyaratan, artinya bagi yang tidak masuk dalam tahapan ini tentunya tidak akan mendapat rekomendasi dari partai Gerindra.

Sejauh ini proses penjaringan kami sampaikan secara terbuka, sehingga tentu semua bakal calon di Pilkada Mamuju ini kami yakin semua pasti mengetahuinya.” Kunci Sulfakri Jumat (11/10).

(Adi).

BAGIKAN