Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Beranda blog
\

Insentif Petugas Covid Dibayarkan, Ombudsman Tutup Laporan

Foto: net

GandangDewata.com, Mamuju – Kebijakan pergantian perawat Covid-19 di rumah sakit merupakan hal yang lumrah terjadi sepanjang tahun 2020. Kejadian tersebut terjadi di hampir seluruh rumah sakit yang salah satu sebabnya adalah untuk menjaga imunitas perwat covid-19.

Hal itu disampaikan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Barat kepada tim Ombudsman RI terkait aduan sejumlah perawat Covid-19.

Diakui I Komang Bagus selaku asisten Ombudsman RI, “Sejumlah perawat Covid-19  menyampaikan aduan ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat lantaran diberhentikan sebagai tenaga kesehatan sakit Covid-19 di RSUD Provinsi Sulawesi Barat.”

Pemberhentian itu juga masih ada insentif mereka yang belum dibayarkan sehingga mereka mengeluh ke kantor Ombudsman setelah sebelumnya mengeluh ke Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat namun tindak memperoleh jawaban yang memuaskan. 

“Ini sudah ditindaklanjuti tim Ombudsman, baru-baru ini sejumlah Pelapor mengkonfirmasi kepada tim kami bahwa insentif mereka telah dibayarkan. Dengan demikian, laporan ini kami tutup,” ujar I Komang Bagus.

Lebih jauh Bagus menjelaskan, tindaklanjut  tim Ombudsman menyimpulkan tidak terdapat tindakan maladministrasi yang dilakukan oleh terlapor (RSUD Provinsi Sulawesi Barat) terkait keterlambatan pembayaran insentif pelapor.

Semua kebijakan yang dikeluarkan sudah sesuai SOP, adapun keterlambatan pembayaran insentif pelapor, itu terjadi karena proses pengusulan pembayaran  melalui proses verifikasi yang panjang sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan pembayaran.

Namun demikian Ombudsman RI meminta kepada pihak RSUD Provinsi Sulawesi Barat untuk memperbaiki mekanisme  rotasi perawatnya, khususnya petugas Covid-19. Semua harus dilakukan secara transparan pada saat perekrutan sehingga tidak menimbulkan masalah dan demikian juga halnya dengan proses penyaluran insentif.

Gubernur Sulbar Sebut Tanpa Kerukunan, Akan Sukar Gapai Cita-Cita Bangsa

GandangDewata.com, Sulbar – Pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para tokoh agama, para menteri agama dan aparatur kementerian dari masa ke masa.

“Toleransi dan kerukunan antar umat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing  pemeluk agama. Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri,” kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar saat menjadi Inspektur upacara pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-75 di Lapangan Upacara Kantor Kementrian Agama Sulbar, Selasa,, 5 Januari 2020. 

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas,  pada acara HAB ke-75. Ali Baal menyampaikan, tema ini sejalan dengn semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia .

Pada kesempatan tersebut , Ali Baal juga mengingatkan tentang semangat kementrian agama baru dan semangat baru dalam mengelola kementrian agama.

 Semangat kementrian agama baru itu dapat diterjemahkan dengan beberapa kata kunci. Pertama , manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk didalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan. Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah penguatan literasi , budaya toleransi , dan nilai -nilai kebangsaan. Ketiga, persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Satya Lencana  Karya Satya kepada tujuh orang ASN lingkup Kemenag Sulbar. Terdiri dari tiga orang ASN masa bakti 20 tahun yaitu, Ahmad Barambangi, Khalid R, Andi Syahrul, empat orang lainnya adalah ASN dengan masa bakti 10 tahun , yaitu, Arisal, Darwis, Wahidah, Anggriny Haryati. Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan Covid-19 untuk 18 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, Wakajati Sulbar, Agustin , Kepala BNNP Sulbar, Brigjen Pol. Sumirat, Danlanal Mamuju, Laode Jimmy Harizal, perwakilan Korem 142 Tatag, perwakilan Polda Sulbar dan undangan lain. (hms)

Gubernur Sulbar Lantik 304 Pejabat

GandangDewata.com, Sulbar – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar melakukan mutasi besar -besaran di lingkungan Pemprov Sulbar. Sebanyak 304 pejabat yang terdiri dari pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat berkumpul di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 6 Januari 2021 untuk mengikuti pelantikan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.Pelantikan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan di Auditorium Lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 10 ASN yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, yaitu, H. Arifuddin dari jabatan lama sebagai Asisten III bidang Administrasi menjadi pelaksana pada Sekretariat Daerah, HM. Natsir sebagai Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra, DR. Junda Maulana, sebagai Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan, Darwin Jusuf yang sebelumnya sebagai Kepala Satpol PP dan Damkar mendapat jabatan baru sebagai Asisten 3 bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Muhtar, SP yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pertanian , Tanaman Pamgan dan Holtikultura mendapat jabatan baru sebagai sebagai Kadis Ketahanan Pangan Prov. Sulbar, Syamsul Ma’arif yang sebelumnya sebagi Sekdis Kelautan dan Perikanan mendapat jabatan baru sebagai Kadis Pertanian, Hortilkultura dan Peternakan , Anshar Malle yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Rumah Tangga, Perlengkaoan dan Protokol dipromosi sebagai Kepala Biro Umum , Perlengkapan dan Protokol, Hamdani Hamdi yang sebelumnya sebagai Kabag Layanan Barang dan Jasa pada Biro Ekbang mendapat dipromosi sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Muh. Saleh Rahim sebagai Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dan Bujaeramy Hassan yang sebelumnya sebagai sebagai Kepala Biro Kesra mendapat jabatan baru sebagai Kasatpol PP dan Damkar Prov. Sulbar , DR. Suyuti yang sebelumnya sebagai Kabag Tata Laksana dan Birokrasi pada Biro Ortala juga dipromosi sebagai sebagai Kepal Biro Ortala.

Dari beberapa OPD tersebut, Biro Pengadaan Barang dan Jasa merupakan biro baru. Dan ada juga biro lama yang dihilangkan yaitu Biro Kesra.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bukan hal yang luar biasa, tetapi merupakan hal yang lumrah sebagai bagian dari pembinaan karier pegawai negeri sipil dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dalam pelayanan kepada masyarakat untuk mencapai sasaran program yang telah ditetapkan di visi misi Gubernur Sulbar dalam RPJMD.

“Pengambilan sumpah dan pelantikan beberapa pejabat ini sifatnya adalah rotasi jabatan antar pimpinan tinggi Pratama dan pengisi jabatan yang kosong yang telah melalui rangkaian proses sesuai ketentuan peraturan tentang manajemen pegawai Negeri Sipil,” kata Ali Baal.

Ia juga mengingatkan kembali pentingnya peranan sebagai pejabat yang memiliki tanggung jawab dalam memimpin unit organisasi harus bisa membuktikan kemampuan sebagai pejabat yang memiliki profesionalisme dari sisi kapasitas, kompetensi manajerial dan teknis serta sangat penting juga berdedikasi sebagai penyelenggara pemerintahan dan pelayan publik yang selalu menjaga kepercayaan publik yang berintegritas, transparan dan akuntabel. 

Dalam pelantikan tersebut juga hadir Sekprov Sulbar, Muhammad Idris dan pimpinan OPD lainnya. (hms)

Maksimalkan Pemberdayaan Stakeholders di Bidang Pengawasan Obat dan Makanan

GandangDewata.com, Sulbar – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menghadiri acara Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE obat kosmetik dan makanan di Hotel Grand Maleo Mamuju, Selasa, 28 Desember 2020.

Ali Baal menyampaikan, untuk memberi penyadaran pentingnya partisipasi dan peran serta masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan, termasuk kosmetika, apalagi selama pandemi covid-19, cukup marak peredaran obat yang dijual secara online.

” Karena itulah, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat dengan terlebih dahulu memberikan pengetahuan mengenai obat-obatan dan makanan, sehingga bisa secara mandiri memilih produk obat-obatan dan makanan yang aman dikonsumsi , termasuk obat-obatan trandisional dan herbal.

Ia juga menyampaikan, hingga saat ini, secara umum masyarakat belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri dan keluarga dari penggunaan obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan. Dengan pelibatan para tokoh masyarakat melakukan komunikasi, informasi dan edukasi, diharapkan tumbuh kesadaran melindungi diri dari produk obat-obatan dan makanan yang aman dan bermanfaat bagi mereka.

“Dengan komunikasi, informasi dan edukasi mengenai obat dan makanan, maka diharap secara bertahap akan menumbuhkan kebiasaan memilih dan mengonsumsi produk obat, termasuk obat tradisional, makanan dan pangan, atau suplemen kesehatan dan menggunakan kosmetik yang aman bagi kesehatan,” kata Ali Baal Masdar.

Gubernur Ali Baal Masdar juga berharap agar memaksimalkan pemberdayaan para stakeholders di bidang pengawasan obat dan makanan untuk melalukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, agar meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka pengawasan peredaran yang ilegal obat-obatan dan makanan , termasuk yang dijual secara online. Hal lain adalah, mengupayakan terus menerus pembinaan untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab para pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan dan peraturan mengenai obat-obatan , termasuk yang beredar dan dijual secara online.

“Lakukan terus upaya untuk memastikan kemampuan masyarakat selektif terhadap produk obat-obatan dan makanan yang memenuhi syarat kemamanan, mutu dan manfaat,” kata Ali Baal.

Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi menyampaikan, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dibutuhkan setiap saat, untuk turut menyampaikan bahaya dari segala produk-produk yang membahayakan kesehatan, karena tujuan dari pemerintah adalah mensejahterahkan dan melindungi masyarakat yang ada di Sulbar.

Ia pun mengajak BPOM untuk saling bahu-membahu menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat untuk menggunakan produk-produk baik itu kosmetik, makanan dan obat-obatan yang sehat, karena salah satu yang membangun daerah provinsi sulbar yaitu memiliki masyakarat yang sehat

Kepala BPOM Mamuju, Netty Nurmuliawaty menyampaikan harapan , kedepannya kerjasama dan sinergitas lebih ditingkatkan dari berbagai pihak.

” BPOM tidak bisa bekerja tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, BPOM tidak bisa melakukan pengawasan sendiri karena pengawasan melibatkan pemerintah dan berbagai sektor,” kata Netty

Ia juga menyampaikan, banyak program-program yang sudah dilaksanakan oleh BPOM dengan bergandengan berbagai pihak, salah satunya program intervensi jajanan anak sekolah dimana sudah melibatkan berbagai instansi dan balai pom harus memberdayakan masyarakat selaku konsumen dimana masyarakat harus cerdas sehingga tidak mudah lagi terpengaruh oleh promosi-promosi, baik di media sosial maupun ditoko-toko. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekprov Sulbar, Muhammad Idris,Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol.Umar Farouq, Ketua TP PKK Sulbar, Ny.Amdi Ruskati Ali Baal, Ketua DWP Sulbar, Prof. Kartini Hanafi Idris, sejumlah pimpinan OPD dan undangan lain. (jimmi)

Ombudsman Harap Penyelenggara Pelayanan Respon Keluhan Warga

 GandangDewata.com, Mamuju – Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat, selama tahun 2020 menerima beberapa konsultasi warga perumahan terkait kondisi jalanan rusak di area pengembangan kawasan perumahan yang dibangun oleh Pihak Developer.

Hal itu disampaikan Kepala perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat Lukman Umar  saat dikonfirmasi Selasa,  (22/12/20)

Mengenai kondisi tersebut, Ombudsman menyarankan kepada masyarakat atau warga yang merasa dirugikan terkait dengan adanya kondisi jalanan rusak di area perumahan akibat aktifitas pengembangan kawasan perumahan maka dapat menyampaikan keluhan langsung ke Pihak Developer.

Lukman menjelaskan,  sesuai regulasi bahwa akses jalanan masuk kawasan perumahan  berstatus jalan khusus, selama belum diserahkan ke pemerintah daerah sehingga pengembang berkewajiban dan bertanggungjawab untuk memelihara jalan tersebut. 

“Memperhatikan beberapa keluhan masyarakat terkait jalan, sebagian besar mengeluhkan kerusakan akses jalan di kawasan perumahan dan ini merupakan tanggungjawab  Developer, Ombudsman sendiri terbatas kewenangannya,” ujar  Lukman

Ombudsman hanya bisa mengingatkan melalui Pihak bank selaku mitra pengembang yang memberikan kredit dalam bentuk penyediaan pembiayaan KPR, karena Ombudsman masih memiliki kewenangan mengawasi layanan perbankan.

Pihak Bank diharapkan dapat memberi respon selaku penyalur kredit jika terdapat keluhan masyarakat atau nasabah. Harap Lukman

Sebagai institusi pelayanan publik pihak bank sebaiknya dapat memberikan respon kepada masyarakat terkait pengaduan yang disampaikan meskipun perbaikan akses jalan perumahan bukan menjadi tanggungjawabnya

Kalukku jadi Penyumbang Persentase Kehadiran Pemilih Tertinggi di Pilkada Mamuju

Hamdan Dangkang Saat Memusnahkan Kelebihan dan Surat Suara yang Rusak

GandangDewata.com, Mamuju – Bukan sekadar mencapai target, angka partsipasi pemilih di Pilkada Mamuju tahun 2020 bahkan melampaui target partisipasi pemilih yang ditetapkan KPU RI. Persentase pemilih yang mencapai angka 89,37 Persen jelas jadi prestasi sendiri bagi penyelenggara Pilkada.

Ketua KPU Kabupaten Mamuju, Hamdan Dangkang menyebut, capaian tersebut tak lepas dari keterlibatan pihak lain dalam mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada tahun ini. Partisipasi pemilih di Pilkada Mamuju, kata Hamdan, tak lepas dari penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Termasuk partisipasi aktif dari jajaran TNI dan Polri, media, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Tanpa peran dari seluruh lapisan masyarakat. Baik langsung maupun tidak langsung bikin angka partisipasi pemilih di Pilkada tahun ini melampaui target yang ditetapkan,” ucap Hamdan Dangkang, Selasa 22 Desember 2020.

Dari 11 kecamatan, Kecamatan Kalukku jadi penyumbang angka partisipasi kehadiran pemilih tertinggi dengan 92,79 Persen. Disusul Kecamatan Tapalang dengan persentase 90,47 Persen. Kecamatan Kalumpang jadi wilayah dengan persentase penyumbang angka partisipasi terendah dengan 81,97 Persen.

Hamdan mengaku, capaian tersebut kian membanggakan lantaran tahapan Pilkada tahun ini yang harus digulirkan di tengah pandemi Covid-19. Sosialisasi penerapan 12 hal baru di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terbukti sukses.

“Dengan 89,37 Persen, itu artinya sosialisasi penerapan 12 hal baru di TPS yang kami lakukan cukup berhasil,” pungkas Hamdan Dangkang. (*)

Ruskati: Peran Ibu Sangat Penting Dalam Upaya Menciptakan Generasi

GandangDewata.com, Sulbar – Peringatan Hari Ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia yang diawali Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928, yang merupakan bentuk dari semangat perjuangan, yang muncul setelah peristiwa Sumpah Pemuda. Peringatan Hari Ibu merupakan Agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, sehingga akan menjadi Ironi ketika masih saja ada kesenjangan terhadap perempuan khususnya kepada para Ibu.

“Kaum Ibu memiliki peranan yang sangat penting dan menentukan utamanya dalam upaya menciptakan generasi yang tangguh. Ibu juga dalah partner dalam membangun keluarga yang berkualitas,”kata Ruskati, Ketua TP PkK Sulbar pada puncak Peringatan Hari Ibu Ke 92 Tahun, di Ruang Auditorium lantai 4 kantor Gubernur Sulbar, Selasa 22 Desember 2020.

Dikemukakan, pada peringatan Hari Ibu tahun ini dengan tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju. Tema ini menyuarakan , selaku kaum perempuan berbuat dan menjadi pelaku sejarah dari kemajuan negara yang kita cintai

Anggota DPR RI Komisi X ini, juga mengajak kepada seluruh hadirin yang hadir, agar menjadikan momentum ini untuk mengenang semangat para perempuan yang turut berjuang menentang penjajah seperti H. Andi Depu yang menjadi salah satu pejuang di tanah Mandar Sulawesi Barat.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan , melalui peringatan Hari Ibu tahun ini, diharapkan kembali meneguhkan tekad komitmen kaum ibu dan kaum perempuan untuk meningkatkan perannya dalam mensukseskan pembangunan di provinsi Sulawesi barat.

“Secara umum peran dan kiprah kaum perempuan juga makin menampakan kemajuan pada berbagai aspek kehidupan baik di bidang politik sosial ekonomi dan budaya berbagai upaya terus kita lakukan demi terciptanya kesetaraan gender sehingga kaum ibu dan kaum perempuan memiliki akses partisipasi kontrol dan manfaat yang sama dengan laki-laki.” ungkap Idris.

Momentum peringatan hari Ibu ini juga , diharapkan akan menjadi semakin nyata terhadap upaya dan hasil pencapaian kelima agenda prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak , yakni peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan ,peningkatan peran ibu atau keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak. (Ayu)

Peringati Hari Ibu, TP PKK dan IAD Sulbar Anjangsana ke Veteran

GandangDewata.com, Sulbar – Memperingati Hari Ibu ke-92 tahun yang diperingati setiap tanggal 22 Desember 2020, Ketua TP PKK Sulbar, didampingi Wakil Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sulbar Ny.Yun Agustin bersama jajajran pengurus PKK dan IAD Sulbar melakukan anjangsana kepada salah seorang perempuan veteran yang merupakan purna Kejaksaan di Jalan Sultan Hasanuddin, puncak utara kelurahan Binanga Mamuju .Selain itu , juga mengunjubgi rumah Ketua Legium Veteran RI (LVRI), H. Rafiuddin di Jalan H. Abdul Malik Pattana Endeng, Rangas Mamuju, Senin 21 Desember 2020.

 Anjangsana tersebut dirangkaikan dengan penyerahan tali asih dari TP PKK bersama IAD Sulbar, berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian Pemprov Sulbar, dan juga sebagai bentuk perekat tali silaturahmi.

“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT karena di hari yang luar biasa ini, kami bisa bersilaturahim dengan bapak dan Ibu veteran. Saya sangat menyadari bahwa adanya saya dan Ibu pengurus-pengurus lainnya tidak akan bisa seperti sekarang ini jika bukan dari perjuangan veteran kita,”‘tutur Ruskati

Anggota DPR RI itu juga menuturkan, walaupun di masa pandemi seperti sekarang ini , tidak akan menyurutkan semangat untuk bersilaturahmi, karena semangat ini ditiru dari perjuangan para legium veteran.

“Sebagai ketua Tim penggerak PKK saya juga menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Sulbar yang tidak sempat hadir karena ada urusan di luar daerah yang juga gidak kalah pentingnya. Kami bersama ibu-ibu PKK dan IAD Sulbar juga memohon maaf kepada yang lainnya tidak bisa berkkumpul bersama-sama karena pandemi corona masih melanda.Jauh dimata dekat di hati, Insya Allah kita tetap saling merindukan satu dengan yang lain. Salam sehat semua, Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir dan kita semua selalu diberikan berkah kesehatan dari Allah SWT. Saya mengimbau kepada kita semua untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” kata Ruskati. (Ayu)

Terkait Gas 3 Kg dan Pertamini, Warga Lapor ke Ombudsman

Foto ilustrasi/net

GandangDewata.com, Mamuju – Mengeluhkan penjualan tabung gas elpiji 3 kg dan menjamurnya keberadaan pertamini, sejumlah masyarakat menyampaikan keluhan ke DPRD Kabupaten Mamuju.

Warga menginginkan pihak DPRD Mamuju melakukan audiens menghadirkan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju dan Kepolisian Resort Kota Mamuju.

Merasa keluhannya tidak ditanggapi serius oleh pihak DPR warga menyampaikan aduan ke Ombudsman RI Sulawesi Barat atas pengelolaan pelayanan public DPRD Mamuju.

Tim Ombudsman RI Sulawesi Barat menerima pengaduan masyarakat terkait dugaan tidak memberikan pelayanan oleh DPRD Kabupaten Mamuju, yang ditangani oleh Nirwanah Natsir selaku Asisten Penerimaan dan Verifikasi laporan.

Foto ilustrasi/net

Nirwanah menjelaskan pelapor telah menyampaikan permohonan ke DPRD Mamuju  terkait permintaan fasilitasi audiens dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju dan Kepolisian Resort Kota Mamuju untuk membahas  kelangkaan gas elpiji 3 Kg setiap saat serta menjamurnya keberadaan pertamini. ungkap Nirwanah Natsir (21/12/20).

Laporan tersebut diakui Nirwanah sudah diregistrasi sebagai laporan resmi, hanya saja tim Ombudsman belum melakukan tindak lanjut kepada pihak terlapor (DPRD Mamuju) lantaran beberapa dokumen yang diperlukan belum  dilengkapi oleh pelapor.

“Kami sudah menerima laporan tersebut dan memerlukan beberapa dokumen untuk dilengkapi, akan tetapi sampai pada batas waktu yang ditentukan pelapor tidak melengkapi dokumen tersebut, sehingga tim Ombudsman melakukan case closed,” ujar Nirwanah.

Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Internet Satelit di Pana

GandangDewata.com, Sulbar – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan bantuan intertet satelit di Desa Manipi, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, Jumat, 18 Desember 2020.Desa Manipi, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, salah satu daerah di Sulbar yang masih sangat terisolir karena akses jalan yang masih sangat rusak, dan warga belum dapat mengakses jaringan telekomunikasi. Bantuan internet desa merupakan salah satu program Mandiri Cerdas Sehat (Marasa) dari Gubernur Sulbar

“Gunakan sebaik-baiknya, kita harap dengan Internet ini membantu masyarakat mendapatkan akses informasi. Pemprov hanya menanggung selama sepuluh bulan, setelah itu pemerintah desa yang melanjutkan,” sebut Ali Baal.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo) Sulbar Safaruddin Sanusi mengatakan, pihaknya melakukan intervensi dengan menghubungkan jaringan internet ke desa-desa terpencil. 

Untuk melancarkan bantuan internet itu, pihaknya bekerja sama dengan Icon Plus yang mampu memfasilitasi kabel hingga ke daerah pedalaman. Hanya saja, untuk tahun

2021 menargetkan dua titik penempatan intenet satelit, Kecamatan Pana dan Pulau Ambo Kecamatan Kepulauan Balabalakang. Dua daerah tersebut jangkauannya cukup jauh, membutuhkan jangkauan panjang menarik kabel dari pihak Icon Plus, serta menguras dana cukup banyak. 

” Pemprov Sulbar akan terus berupaya mencari solusi terbaik. Karenanya di dua titik itu pemprov Sulbar mengandalkan Internet Satelit, yang bebannya tidak terlalu besar dibandingkan harus menarik kabel ke daerah tersebut. Jadi kita gunakan Internet Satelit, Untuk biaya data, sementara kita yang tanggung dan selanjutnya dikelola oleh desa,” tuturnya. 

Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar , Mustari Mula menambakan, internet yang diserahkan merupakan koneksi satelit via VSAT (Very Small Aperture Terminal). Ditargetkan sudah dapat beroperasi Februari 2021 mendatang. 

“Pada dasarnya bantuan ini bertujuan untuk membantu desa terpencil agar tidak terkucil dari akses informasi,” ungkapnya. (farid)

Berita Terbaru